Hitam Putih.

Hitam Putih.

Putih Hitam.

Putih Hitam.

HITAM? PUTIH?

PUTIH? HITAM?

Mana yang benar dari Hitam dan Putih?

Kita hanya rakyat kecil yang tak tahu apa – apa.

Hanya tahu hitam putih.

Bahkan pelangi yang katanya berwarna, di mata kita hanya berwarna hitam dan putih.
Hanya yang punya kuasa di negeri ini mampu melihat pelangi dengan warna – warnanya, bukan melihat pelangi dengan warna hitam putih.
Seperti yang kita lihat.

Tak hanya itu, bahkan mereka mampu memutar balikkan mana yang hitam mana yang putih.

Hitam menjadi putih.

Putih menjadi hitam.

Kita di sini hanya terdiam, tertipu, terbodohi oleh penguasa – penguasa berdasi itu.

Kita, rakyat kecil, tak tahu apa – apa dengan hitam putih yang terjadi sebenarnya di negeri ini.

Kita tak tahu mana hitam putih yang nyata, tanpa rekayasa.

Mana yang hitam? Mana yang putih?

HITAM? PUTIH?

PUTIH? HITAM?

KAU HITAM? DIA PUTIH?

KAU PUTIH? DIA HITAM?

AKU? HITAM ATAU PUTIH?

Sebenarnya kita ini apa?

HITAM ATAU PUTIH?

 

Hikmah Prahara | Jakarta, 18 Juni 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *