Beberapa minggu ini di televisi kita sering mendengar berita tentang kasus pembunuhan Mirna. Mirna dibunuh dengan racun yang dimasukkan ke dalam kopi yang hendak ia minum. Sidang kasus pembunuhan Mirna begitu gencar diberitakan di media – media. Bahkan di beberapa stasiun televisi, sidang tersebut menjadi Breaking News. Lalu siapa Mirna? Dia bukan aktivis, dia juga bukan tokoh politik tapi kenapa kasusnya begitu heboh dan bahkan sampai seluruh Indonesia harus tahu. Setiap hari kita diperlihatkan secara detail proses sidang kasus tersebut. Entah ada tujuan apa dibalik pemberitaan kasus tersebut, sehingga seluruh masyarakat harus tahu.

Sedangkan 12 tahun yang lalu ada kasus pembunuhan yang hampir serupa yaitu kasus pembunuhan aktivis HAM bernama Munir. Beliau diracun di pesawat yang membawanya dari Singapura menuju Amsterdam. Kasusnya sempat disidangkan tapi tidak segencar kasus Mirna. Pemerintah berusaha membuat masyarakat lupa dengan kejadian itu. Tersangka pembunuh pun hanya dihukum ringan dan otak kejahatan masih berkeliaran di negeri ini.

Media membisu, pura – pura tak melihat. Mereka tak ingin memberitakan kasus Munir. Mungkin karena kasus ini tak bisa mendapatkan rating tinggi seperti drama kasus Mirna? Atau media dibungkam dengan sesuatu yang menggiurkan sehingga mereka tak kuasa memberitakan kasus Munir? Atau karena Munir hanya seorang aktivis HAM yang membela rakyat kecil dengan kesederhanaannya? Atau dengan alasan yang mungkin kita, rakyat kecil, tak tahu?  Sehingga kasus Munir tak pantas untuk diusut hingga tuntas.

Sampai kapan kebenaran kasus Munir tersembunyi? Itu pertanyaan yang selalu kami ucapkan di tanggal 7 September. Kami menolak lupa, kami berusaha merawat ingatan bahwa di negeri ini ada pahlawan yang berani dan jujur seperti Munir. Mungkin Munir bukan Mirna yang punya kuasa untuk membawa kasusnya ke persidangan yang lebih jelas. Tapi kami tetap akan menuntut pemerintah agar mengusut kasus Munir hingga menemukan titik terang.

                                  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *