Dulu aku tidak terlalu tertarik dengan dunia fotografi, tapi akhir – akhir ini tertarik dengan dunia fotografi terutama menggunakan kamera analog. Semuanya berawal dari penemuan kamera Fuji MDL-5 milik ibu di rumah, tapi kamera tersebut sudah rusak karena setiap kali digunakan untuk memotret, film yang sudah dipasang akan tergulung terus sampai habis. Karena rasa penasaran ingin menggunakan kamera analog, jadi pada akhirnya aku memutuskan untuk membeli kamera Ricoh GX-1 milik teman di kantor dengan harga Rp 600.000. Dan di situlah aku mulai merasa tertarik dengan dunia fotografi.

Kamera Ricoh GX-1

 Dan ternyata menggunakan kamera analog tidak semudah menggunakan kamera digital karena di sini fiturnya masih terbatas dan yang paling penting kita tidak bisa preview hasil jepretan kita saat itu juga, dan itu artinya kita harus percaya dengan insting kita saat mengambil gambar. Selain itu untuk menghindari hasil foto yang under atau over, kita harus pandai membaca jarum lightmeter yang terdapat pada kamera ini dan itu menjadi tantangan tersendiri. Dan tantangan lainnya adalah menentukan titik fokus dengan cara melihat kotak kuning yang terdapat pada rangefinder dan itu lumayan susah, buktinya sampai sekarang hasil foto yang aku ambil dengan kamera ini kebanyakan missfocus.

Saat pertama kali menggunakan kamera analog, aku melakukan kesalahan yang terhitung fatal. Yaitu, menggulung film dengan membiarkan film chamber terbuka dan itu menyebabkan film menjadi terbakar karena terkena cahaya secara langsung. Berikut hasil foto saat pertama kali mencoba memakai kamera Ricoh GX-1 dengan film Kodak Colorplus 200.

Hasil foto yang terbakar akibat film terkena cahaya.

Hasil foto yang terbakar sebagian dan missfocus.

 Setelah melakukan trial dan error,akhirnya bisa menghasilkan foto seperti berikut yang pasti masih dengan kamera Ricoh GX-1 tapi dengan film Lomography 100.

Yang di bawah ini foto indoor dan hasilnya gelap karena ISO cuman 100.

Aku sendiri merasa masih harus belajar lebih banyak dalam hal fotografi. Karena untuk mendapatkan gambar yang bagus menggunakan film tidak cukup dengan feeling tapi juga harus tahu dasar – dasar pencahayaan dalam fotografi, terutama kalau kalian menggunakan film Hitam Putih. Film Hitam Putih kabarnya lebih susah untuk mendapatkan hasil foto dengan exposure dan kontras yang pas daripada film berwarna.

Save

Save

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *