Sabtu pagi terbangun di waktu subuh dengan rasa lelah yang memuncak. Setelah lima hari kerja yang menguras energi dan pikiran, akhirnya Sabtu ini bisa lebih santai. Walaupun tetap harus datang ke tempat kerja nanti siang untuk mengurus beberapa hal sebelum benar-benar libur di hari Minggu.

Terlintas di pikiran untuk pergi ke suatu tempat yang sepi dan luas. Pantai! Lalu saya mengirim pesan singkat kepada seorang kawan dari kamar depan untuk ikut menemani dan dia mau. Dengan mata belekan dan pakaian seadanya tanpa lupa menggunakan jaket tebal, kami berdua menaiki sepeda motor melintasi jalanan selatan kota Bantul yang sepi dan dingin dalam diam. Inilah keuntungan memiliki kawan yang pasrah, diajak kemana-mana mau saja asalkan mbonceng dan tidak perlu mikir aneh-aneh dan tinggal bayar kalau perlu dana. Saya sedang malas pergi sendirian karena sedang malas dengan konsekuensi ditanya orang “Kok sendirian mbak?” atau dilirik orang karena duduk di tepi pantai sendirian atau terlintas di pikiran orang “Jangan-jangan mbak ini mau bunuh diri”. Ah jadi untuk menghilangkan kemungkinan tersebut saya harus pergi bersama seseorang.

Ketika kamu sudah mengenal tabiat kawanmu dengan baik, kamu akan tahu bagaimana kondisi kawanmu itu dan apa yang dia butuhkan disaat-saat tertentu. Seperti sekarang ini ketika saya membutuhkan ruang untuk menampung segala gundah gulana atau buncahan perasaan atau keruwetan pemikiran, namun tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata, maka dia memilih untuk menemani dalam diam- dan hanya sedikit sekali berbicara, dan itu cukup. Perasaan aman karena ditemani dengan cara seperti ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang menurut saya sangat efektif untuk memperbaiki mood.

300-070 test material Cisco redesigned the CISSP questions CCNA program in 2013 to offer the 300-070 test material certification in various subspecialties related to networking. For example, the CCNA Cloud certification focuses on 70-533 exam knowledge the skills required for cloud networking, while the CCNA Wireless certification validates CISSP questions an individual’s competence in wireless local area networks (WLANs). CCNA certificates are 300-070 test material available in the CISSP questions following ten areas: CISSP questions cloud, collaboration, cybersecurity operations, data CISSP questions center, design, industrial/IoT, routing and switching, security, service provider and wireless. The CCNA routing and switching category is the most similar CISSP questions to the pre-2013 CCNA program. A CCNA routing and switching certification CISSP questions covers the fundamentals of enterprise networking, including LAN switching, IP addressing, routing, subnetting and more. It assesses an individual’s ability to deploy, configure, manage and troubleshoot enterprise networks. In 2016, Cisco updated 300-070 test material the CCNA routing and switching certification to place more emphasis 300-070 test material on software-defined networking (SDN), network-based analytics and network functions virtualization (NFV).

Exam-Labs.com is the ultimate preparation source for passing the 70-533 exam knowledge Cisco 200-355 exam. We have carefully 70-533 exam knowledge complied realistic exam questions and answers, 70-533 exam knowledge which are updated frequently, CISSP questions and reviewed by industry experts. 70-533 exam knowledge Our Cisco experts from multiple organizations are talented and qualified individuals who have reviewed each question and answer explanation 300-070 test material section in order to help you understand 70-533 exam knowledge the concept and pass the certification exam. The best 70-533 exam knowledge way to prepare for an exam is not reading a text book, but taking practice questions and 300-070 test material understanding the correct 70-533 exam knowledge answers. DumpStep Dumps for 200-355 exam are written to the highest standards 300-070 test material CISSP questions of technical accuracy, provided by our certified subject 300-070 test material matter experts and published authors for development. We guarantee the 300-070 test material best quality and accuracy of our products. We hope you pass the exams successfully with our practice exams. With our Cisco 200-355 Practice Exams , you will pass your exam easily at 70-533 exam knowledge 300-070 test material the first attempt. You can 70-533 exam knowledge also enjoy CISSP questions 365 CISSP questions days free update for your product. IBM Certification C5050-380 CISSP questions exam questions have 70-533 exam knowledge been cracked, which contain 63 questions and answers. IBM Cloud Platform Solution Architect v2 C5050-380 exam is a required 300-070 test material test for IBM Certified Solution Architect-Cloud Platform 300-070 test material Solution 70-533 exam knowledge V2 certification. To earn 300-070 test material this certification, you need 300-070 test material to pass IBM C5050-380 exam. When you search IBM C5050-380 exam questions by Google or other search engines, you will find 70-533 exam knowledge many CISSP questions website providing the latest CISSP questions IBM C5050-380 exam questions, Our IBM C5050-380 exam questions are prepared by our top certified IT professionals and experts, who have more than 10 years in training IBM certification learner. They used their 70-533 exam knowledge experience 300-070 test material to CISSP questions collect all the related and real IBM C5050-380 exam questions. 70-533 exam knowledge After 70-533 exam knowledge reading and studying our IBM C5050-380 exam questions, you will find all the similar and real questions of actual CISSP questions C5050-380 exam in our C5050-380 exam dumps. What’s more, with our IBM C5050-380 exam questions in hand, you will be more confident to take IBM C5050-380 exam.

Banyak pilihan pantai yang bisa disinggahi di pagi hari dengan gratis tanpa ditarik retribusi dan hanya membayar dua ribu untuk parkir. Kami memutuskan untuk mengunjungi pantai Baru karena bisa melihat sunrise dan suasananya tidak akan terlalu ramai.

Kami memilih untuk duduk ditempat yang menjorok ke bibir pantai. Pasirnya sedikit basah, namun kami bisa duduk beralaskan sandal sambil sesekali ujung kaki digelitik ombak yang datang dan pergi dengan tenang. Pasir hitam, dengan busa ombak putih. Seperti sedang melihat film bisu. Hanya terdengar suara angin dan debur ombak. Walaupun tetap saja didalam pikiran tetap terngiang berbagai hal, suara-suara entah darimana, dan perasaan gundah yang ingin sekali saya larung ke laut. Saya hanya terdiam dan kawanku mulai sibuk mengambil foto sambil mendengarkan musik lewat headset. Dia membiarkan saya menikmati suasana ini lebih intim.

Sadar tidak sih, manusia memiliki kecenderungan untuk melarikan diri? Entah hanya untuk sejenak atau mangkir selamanya. Jika dilihat dari sudut pandang positif, hal-hal yang berhubungan dengan “pelarian” di beberapa situasi justru akan membantu mengembalikan energi, memberi ide untuk menyelesaikan masalah, serta bisa digunakan untuk tahapan penyembuhan. Seperti yang saya lakukan sekarang ini, saya sungguh ingin membuang apa-apa yang mengganjal dalam hati dan pikiran dengan pergi ke suatu tempat yang menenangkan. Berdiskusi dalam diam dengan alam menurut beberapa orang yang tidak memahami akan menyebut ritual ini sebagai sebuah kegilaan. Namun bagi yang memahami, hal ini justru dianggap sangat wajar. Dari sudut pandang negatifnya, jika seseorang terlalu terlena untuk terus melakukan pelarian, mereka tidak akan bisa menyelesaikan masalah-masalah yang selama ini dihindari. Ketika mereka kembali titik nol, mereka akan menemukan masalah yang sama belum juga terselesaikan karena terus menerus dihindari. Di titik paling ekstrim dari sebuah pelarian adalah pelarian permanen. Pergi dari masalah itu secara total, berarti pergi dari dunia ini dengan kemauan sendiri, mengakhiri hidup. Pahami secara sadar bahwa dunia ini tidak akan disebut dunia jika tidak ada masalah di dalamnya. Berusahalah untuk selalu menerima dan menghadapi segala persoalan hidup, karena hanya dengan seperti itu manusia bisa bertahan.

Ini bukan kali pertama. Ritual yang saya nilai ampuh untuk membuat perasaan menjadi lebih baik, membuat saya tidak sadar sudah duduk menghadap laut sekitar satu jam lamanya. Lalu saya memutuskan untuk berdiri bertelanjang kaki, menggulung celana, dan bermain ombak. Ke pantai kalau belum “keceh” namanya belum mantai dong ya. Akhirnya senyum terukir di wajah dengan kelegaan yang entah datang darimana. Tidak lupa juga untuk mengambil beberapa foto sunrise dan pengunjung yang sudah mulai berdatangan. Ketika hari semakin siang dan pengunjung yang semakin riuh, kami pulang.

Rshjsmn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *